Mengenal Energi dan Daya Listrik Sekitar Kita

Energi dan daya listrik mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, bahkan dalam kegiatan sehari-hari. Pernahkah Anda menggunakan kipas angin? Saat di musim kemarau terjadi peningkatan panas yang bisa menyebabkan tubuh kita merasakan panas serta lembab.

Nah, saat itulah Anda menggunakan kipas angin jadi secara tidak langsung Anda menggunakan energi listrik yang berasal dari kipas angin tersebut. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang energi serta daya listrik yang terdapat di kehidupan sehari-hari, saya akan memaparkannya dalam artikel di bawah ini.

Pengertian Energi dan Daya Listrik

energi-daya-listrik

Energi didefinisikan kemampuan yang dapat mengubah sesuatu benda maupun arah dengan bantuan manusia. Pengertian energi listrik sendiri adalah sesuatu bentuk energi yang asalnya dari sumber arus, sedangkan definisi dari daya listrik adalah energi yang sedang digunakan prosesnya menggunakan perantara seperti alat yang setiap satuan waktunya. Energi listrik ini dapat diubah menjadi bentuk lain misalnya:

1. Energi listrik berubah menjadi energi kalor seperti, kompor listrik, setrika dan solder.

2. Energi listrik berubah menjadi cahaya seperti lampu yang dikasih arus listrik dapat menjadikan lampu menjadi menyala.

3. Energi listrik berubah menjadi energi mekanik, contohnya motor listrik.

4. Energi listrik berubah menjadi energi kimia, contohnya peristiwa pengisian ICCU atau peristiwa pelapisan logam dengan logam lain.

Nah, itulah definisi dari energi dan daya listrik serta energi listrik dapat mengubah bentuk.

Energi dan daya listrik merupakan salah satu komponen yang paling banyak dimanfaatkan oleh manusia untuk membantu aktivitas sehari-hari. Jika arus listrik melewati aliran di suatu penghantar yang mempunyai hambatan atau disimbolkan dengan huruf R, maka sumber arus dapat mengeluarkan energi pada penghantarnya yang bergantung dengan:

1. Beda potensial di ujung penghantar atau disimbolkan dengan huruf V.

2. Kuat arus yang sedang mengalir di penghantar atau disimbolkan dengan huruf i.

3. Waktu yang ditempuh untuk lamanya arus dapat mengalir atau disimbolkan dengan huruf t.

Dalam rangkaian listrik, daya mekanik disimbolkan dengan huruf P. Jika daya listrik dihitung maka menggunakan Hukum Joule, sesuai dengan nama seorang fisikawan yang bernama Britania James Joule. Seorang fisikawan tersebutlah yang pertama menunjukkan bahwa energi listrik tersebut dapat mengubah listrik menjadi energi mekanik atau sebaliknya. Daya listrik dapat mengalir di manapun jika terdapat medan listrik serta magnet ada di tempat yang sama.

Adapun cara untuk menghemat energi serta daya listrik agar lebih hemat dan efisien antara lain:

1. Melakukan penyesuaian daya listrik yang digunakan sesuai dengan pemanfaatan cahaya.

2. Menggunakan alat yang memiliki tingkat efisien yang tinggi misalnya peralatan yang memiliki kualitas yang tinggi.

3. Gunakan lampu dengan karakteristik daya yang rendah namun memiliki kecerahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

4. Rawatlah peralatan listrik di rumah Anda agar tidak mudah rusak atau berkarat. Meskipun dengan melakukan pemeliharaan, namun langkah ini juga merupakan salah satu cara untuk menghemat energi dan daya listrik.

5. Peningkatan efisiensi dengan melapisi atap rumah menggunakan isolator panas sehingga mesin pendingin ruangan dapat mempunyai beban yang ringan.

Alat yang digunakan untuk mengukur listrik dinamakan kwh meter sedangkan alat untuk mengukur daya listrik dinamai watt meter. Bagaimana, apakah penjelasan mengenai energi dan daya listrik ini dapat membantu Anda memahami hal-hal yang berkaitan dengan energi serta daya listrik? Semoga artikel ini dapat dijadikan referensi dan bukan merupakan satu-satunya sumber yang dapat digunakan.


Loading...
Tags: alat penghantar listrik di sekitar kita, cara mengenal listrik, konsumsi listrik sehari, mengenal energi kelistrikan