Hubungan Bunyi Hukum Kekekalan Energi, Sistem, dan Lingkungan

Jika Anda ingin mengetahui bagaimana bunyi hukum kekekalan energi, maka Anda datang ke tempat yang tepat. Di dalam artikel ini ada penjelasan singkat mengenai hukum kekekalan energi yang nantinya akan diikuti juga dengan sistem dan lingkungan. Karena energi juga tidak bisa lepas dari sistem yang ada di dunia ini.

Sebagai permulaan, pengertian hukum energi adalah energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari 1 bentuk energi ke bentuk energi yang lain. Ini adalah Hukum Termodinamika 1. Energi alam semesta bersifat tetap sehingga energi yang terlibat di dalam suatu proses fisika hanya merupakan perpindahan atau perubahan bentuk energi yang sifatnya bisa berubah ubah.

Bunyi Hukum Kekekalan Energi dan Sistemhukum-kekekalan-energi

 

Sistem adalah bagian dari alam semesta yang menjadi perhatian langsung dalam suatu percobaan tertentu. Sistem dapat terbagi menjadi 3 jenis yaitu sistem terbuka, sistem tertutup dan sistem terisolasi. Untuk sistem terbuka pengertianya adalah suatu sistem yang terjadi perpindahan materi dan energi dengan lingkunganya.

Contoh dalam sistem terbuka ini adalah kopi panas yang dibiarkan terbuka di dalam gelas. Uap panas yang ada di dalam segelas kopi akan lepas ke atas. Sistem tertutup adalah suatu sistem yang mana hanya dapat terjadi perpindahan energi ke lingkunganya tetapi tidak terjadi perpindahan materi. Contohnya adalah kopi panas yang ada di dalam gelas yang tertutup. Uap air memang lepas ke suatu lingkungan namun uap air tersebut tidak hilang dan tetap berada di dalam gelas tersebut.

Salah satu contoh dari ciri bunyi hukum kekekalan energi adalah perubahan energi adalah energi radiasi, energi potensial, dan juga energi kimia. Untuk contoh yang pertama adalah radiasi. Radiasi berarti menyebar ke seluruh penjuru sudut yang terjangkau. Contoh mudah dari sistem radiasi ini adalah sinar matahari yang terpancar secara langsung ke bumi, dan rasa hangat dari api unggun yang sudah terbakar.

Untuk energi potensial adalah suatu energi ini bergerak untuk menghasilkan energi yang lain misalnya baling baling yang diam tidak akan menghasilkan energi apa apa, namun jika baling baling tersebut terkena angin maka baling baling tadi akan menghasilkan listrik yang disebut dengan energi potensial dari energi kinetic menjadi energi listrik.

Banyak lagi contoh dari pengaplikasian bunyi hukum kekekalan energi di kehidupan kita sehari hari. Seperti setrika listrik yang berasal dari energi listrik dirubah menjadi energi panas. Radio dan tape contohnya berasal dari energi listrik diubah menjadi energi suara. Lampu bohlam yang menyala adalah proses dari energi listrik menjadi energi cahaya. Kipas angin yang bergerak merupakan sistem energi lisrik yang dirubah menjadi energi gerak.

Contoh yang lebih besar adalah perubahan energi potensial dari turbin pembangkit listrik menjadi energi listrik. Ada salah satu perubahan dari energi kimia menjadi energi listrik misalnya pada aki dan battery. Energi kimia dari aki dan baterai berasal dari bubuk atau cairan yang ada di dalam baterai atau aki yang berguna untuk menghasilkan energi baru.

Kesimpulan Mengenai Bunyi Hukum Kekekalan Energi. Suatu benda dapat memiliki enegi dalam bentuk energi kinetic dan juga energi potensial. Sebuah benda dapat dikatakan memiliki energi kinetic bahwa benda tersebut bergerak. Energi kinetic bisa berupa translasi, rotasi, vibrasi, bunyi, panas, dan juga listrik. Adapun jika benda didorong dan bergerak berarti benda ini memiliki energi potensial. Itulah penjelasan singkat mengenai bunyi hukum kekekalan energi beserta contohnya.

Contoh Soal Hukum Kekekalan Enegi Mekanik

Masih membahas mengenai hukum kekekalan energi, kali ini kita akan membahas mengenai contoh soal dari hukum kekekalan energi mekanik itu sendiri. Seperti yang Anda ketahui, bahwa nilai mekanik sebelum dan sesudah peristiwa adalah sama. Pada kasus benda jatuh bebas, nilai energi potensial dari benda sebelum bergerak sama dengan nilai nilai energi kinetik benda tersebut ketika tepat akan menyentug tanah. Untuk lebih jelas mengenai pernyataan tersebut, berikut adalah beberapa contoh soal yang dapat dipelajari.

Contoh soal 1

Sebuah benda yang memiliki massa 2 kg berada pada ketinggian 4 meter dari permukaan tanah. Jika benda tersebut bergerak jatuh bebas, berapakah kecepatan benda tersebut ketika tepat akan menyentuh tanah? (g = m/s²).

Jawab :

EM = Ep + Ek

m . g . h = 1/2 . m . v² (karena massa benda tetap, maka)

g . h = 1/2 . m . v²

Dari persamaan tersebut, dapat diturunkan menjadi:

v = √2 . g . h

v = √2. 10 . 4

v = √80

v = 8,9 m/s

Contoh soal 2

Carilah besarnya energi kinetik sebuah benda yang memiliki massa 2 kg yang jatuh bebas dari ketinggian 5 meter hingga menyentuh tanah. Diketahui, g = 10 m/s²

Jawab:

EK = EP

EK = m . g . h

EK = 2 x 10 x 5

EK = 100 Joule

Nah itulah beberapa contoh soal untuk mencari kecepatan dan energi kinetik pada hukum kekekalan energi.

Loading...

Tags: apa bunyi hukum kekekalan energi, bunyi hukum kekekalan energi, hukum kekekalan energi kinetik, bagaimana bunyi hukum kekekalan energy, pengertian kekekalan energi sistem dan lingkungan, hubungan sistem dengan hukum termodinamika, ciri ciri hukum kekekalan energi magnetik, bagaimana bunyi hukum kekekalan energi?, hubungan bunyi dengan ilmu kimia, carilah bunyi hukum kekekalan massa disertai contohnya, bunyi kekekalan, bunyi hukum kekekalan energy, bunyi hukum kekekalan energi dan beri contoh dalam kehidupan sehari- hari dalam termokimia, apa hubungan antara hukum kekelan energi dengan peubahan bentu com, yang dimaksud sistem tertutup dalam hukum kekekalan energi