Energi Bunyi Yang Ada di Sekitar Kita

Bunyi merupakan bagian dari sumber energi yang juga sering kita dengar melalui frekuensi suara. Energi bunyi merupakan energi yang dihasilkan dari bunyi. Manusia dapat mendengar bunyi di setiap saat dan waktu, misalnya mendengarkan hiruk pikuknya klakson mobil saat terjadi macet, mendengarkan lagu dari radio maupun mp3, mendengarkan televisi dan melihat gambarnya serta mendengarkan teman yang sedang berbicara kepada kita.

Kita dapat mengukur energi yang dihasilkan dari bunyi tersebut menggunakan satuan desibel. Desibel adalah tingkat satuan pada bunyi yang memiliki ukuran lebih besar dari ukuran 120 desibel yang dapat merusak pendengaran manusia.

Bunyi sebenarnya dihasilkan dari sesuatu benda yang bergetar. Sumber bunyi sendiri berasal dari semua benda yang ada dan bergetar menghasilkan bunyi disebut juga dengan sumber bunyi. Jumlah getaran dalam satu detik disebut juga dengan frekuensi. Frekuensi sendiri diukur dalam satuan Hertz.

Energi Bunyi Di Sekitar Kitaenergi-bunyi-yang-ada-di-sekitar-kita

Nah, peristiwa bergetarnya suatu benda yang diakibatkan oleh benda lain sehingga menimbulkan bunyi disebut sebagai resonansi. Contohnya energi bunyi yaitu dengungan nyamuk yang selalu mengganggu saat tidur, suara dengungan nyamuk tersebut berasal dari getaran kepakan sayap dari nyamuk tersebut serta bunyi gitar juga dapat menghasilkan bunyi karena adanya getaran yang dihasilkan dari senar atau dawai gitar.

Bunyi yang dapat dihasilkan oleh suatu getaran benda ada yang melengking, lemah, kuat atau yang memiliki nada rendah. Bunyi dapat kita dengar secara jelas ketika kita dekat dengan sumber bunyi tersebut, bunyi terdengar melemah ketika kita menjauhi dari sumber bunyi tersebut. Banyak sekali yang dapat kita temui ketika menemukan bunyi yang memiliki nada yang rendah, nada rendah tersebut disebabkan oleh frekuensi yang rendah pula. Berikut ini akan dijelaskan mengenai pembedaan energi bunyi, berikut penjelasannya.

 Infrasonik

Infrasonik merupakan jenis bunyi yang lemah karena jumlah getaran bunyi kurang dari 20 getaran yang dapat digetarkan per detik. Gelombang bunyi infrasonik ini memiliki bunyi yang lemah sehingga yang mampu mendengarkannya adalah jangkrik, angsa serta anjing.

 Audiosonik

Audiosonik ini merupakan jenis bunyi yang dapat didengar oleh manusia. Jumlah getaran bunyi yang dihasilkan antara 20 sampai 20.000 per detiknya.

 Ultrasonik

Ultrasonik merupakan jenis bunyi yang tergolong kuat bahkan melebihi audiosonik. Jumlah getaran bunyi bisa melebihi 20.000 per detiknya namun meskipun kuat bunyi ultrasonik ini tidak dapat didengar oleh manusia, yang dapat mendengarkannya yaitu hewan lumba-lumba dan kelelawar.

Bunyi juga memiliki sifat-sifat yang harusnya kita ketahui, sifat-sifat bunyi antara lain:

1. Bunyi dapat diserap dan dipantulkan

Bunyi dapat merambat melalui sesuatu yang dapat menghantarkan bunyi ke tempat lain sehingga bunyi yang mengenai sesuatu obyek atau benda dapat dipantulkan serta dapat diserap. Contohnya jika bunyi mengenai dinding atau tembok maka bunyi akan dipantulkan sedangkan jika bunyi yang kuat dan keras mengenai gabus maka bunyi tersebut dapat mengeluarkan bunyi yang lemah hal tersebutlah yang dinamakan bunyi dapat diserap.

2. Bunyi dapat merambat melalui zat cair, padat dan gas

Bunyi yang dapat merambat disebut dengan gelombang bunyi. Gelombang bunyi tersebutlah yang nantinya merambat melalui zat cair, padat maupun zat gas. Namun bunyi tidak bisa merambat melalui ruang hamba seperti di ruang angkasa tanpa melalui alat bantu. Itulah yang disebut energi bunyi yang dapat merambat melalui perantara zat cair, padat dan gas.

Jika dilihat dari sifat-sifat bunyi di atas, dapat disimpulkan bahwa bunyi dapat merambat ke segala arah. Sebagai contoh yaitu ketika lonceng sekolah berbunyi, pastinya semua siswa akan mendengar bunyi lonceng tersebut. Hal ini dikarenakan bunyi lonceng dapat merambat melalui udara. Sedangkan udara sendiri merupakan benda gas yang dapat menghantarkan bunyi.

Ketika lonceng bergetar, getaran yang dihasilkan akan mendorong molekul udara di sekitarnya. Kemudian molekul udara tersebut akan menabrak lebih banyak molekul udara lainnya, sehingga gelombang bunyi yang dihasilkan dapat berpindah tempat. Dan pada saat gelombang bunyi tersebut mencapai telinga kita, maka terdengarlah bunyi. Tak hanya melalui udara saja, gelombang bunyi juga dapat merambat melalui benda padat serta cair.

Untuk menyerap bunyi dibutuhkan benda yang dinamakan peredam bunyi. Predam bunyi sendiri banyak di pasang pada dinding studio, gedung konser, ataupun di bioskop. Fungsi utama dari peredam bunyi adalah untuk menghindari terjadinya gaung. Lantas apa itu gaung? Gaung merupakang pantulan bunyi yang terdengar kurang jelas atau tidak sejelas bunyi aslinya. Bunyi pantulan ini tentu saja dapat menganggu pendengaran. Oleh karena itu, sangat penting sekali memasang peredam bunyi pada ruangan-ruangan tersebut.

Nah, cukup sekian informasi pengetahuan yang dapat Anda jadikan sebagai referensi mengenai bunyi dan segala aspek yang berkaitan dengan bunyi. Ingat, energi bunyi dapat kita temui di sekitar kita. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda, terima kasih.


Loading...
Tags: sumber energi bunyi, energi bunyi berasal dari, contoh sumber bunyi di sekitar kita, bunyi berasal dari, contoh benda yang menghasilkan bunyi, benda yang menghasilkan bunyi, bunyi berasal dari benda yang, pengertian energi bunyi, contoh sumber bunyi dalam kehidupan sehari hari, bunyi disebut juga, contoh bunyi yang berasal dari alam, benda yg menghasilkan bunyi, macam macam energi bunyi, contoh energi bunyi dalam kehidupan sehari-hari, sifat energi bunyi